Friday, 3 May 2013

VIAGRA



oleh: KH.Bachtiar Ahmad
=====================
Alhamdulillah,  usai sholat Jum’at di Masjid Al-Huda saya bertemu dengan bang Rahiman setelah cukup lama tidak mendengar kabar beritanya, sejak kepindahannya ke Medan beberapa tahun yang lalu. Dan ketika saya menanyakan kabarnya, dengan nada mengeluh bang Rahiman bilang: “Payahlah Ji (beliau memanggil saya dengan Ji/Haji), di usia seperti kita sekarang ini, walau semangat dan keinginan itu ada, tapi tenaga sudah kurang...” Dan belum sempat bang Rahiman meneruskan ucapannya, saya pun menyela dengan bercanda: “Memang betul tu bang, oleh sebab itulah di usia senja seperti kita sekarang ini, kita memang butuh “viagra” untuk mengembalikan vitalitas diri.”

Dengan sedikit kesal bang Rahiman menjawab perkataan saya: “Ah, haji ni ada-ada saja, belum sempat aku selesai bercakap, sudah dipotongnya. Maksudku tadi bukan  “soal” yang macam itulah. Aku cuma mau bilang sama Haji, bahwa  aku sebenarnya ingin selalu datang ke Musholla berjama’ah, berkumpul dengan tetangga dan kawan-kawan yang lain. Tapi semangat dan keinginanku itu tidak lagi didukung oleh kondisi phisikku sekarang ini; mudah sekali terserang penyakit, apalagi kalau sudah datang musim hujan.”

Saya nyaris tertawa mendengar apa yang telah diucapkan bang Rahiman dan berkata: “Bang, tadi itu saya cuma nak berseloroh (bergurau) dengan abang. “VIiagra” yang saya maksudkan tadi bukan “obat” untuk “soal” yang abang pikirkan itu; itu cuma semacam “akronim” atau singkatan dari kata-kata VI(tamin) AG(ama) (yang di)R(idhoi) A(llah). Artinya adalah, bahwa di usia senja seperti kita sekarang ini, hendaknya kita selalu bersungguh-sungguh belajar dan memahami agama dengan lebih baik untuk menambah semangat ibadah; khususnya untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum ajal datang menjemput. Mudah-mudahan dengan demikian kita mampu mengalahkan perasaan malas beribadah yang dibisikkan syaitan, hanya dengan alasan  adanya sedikit “penyakit” yang kita rasakan.”

Bang Rahiman cuma diam mendengar celoteh saya dan saya sambil mengajaknya untuk mampir ke rumah, sayapun pamit untuk segera pulang ke rumah lantaran cuaca semakin mendung dan perut pun sudah “bernyanyi” minta di-isi.
Wallahua’lam.

Bagansiapiapi, 21 Jumadil Akhir 1434 H / 2 Mei 2013
KH.BACHTIAR AHMAD

No comments:

Post a Comment

Sekapur Sirih

Bagi yang berminat dengan tulisan yang ada, silahkan dicopy agar dapat berbagi dengan yang lain sebagai salah satu upaya kita untuk menunaikan “amar ma’ruf nahi munkar” yang diperintahkan Allah SWT.